Arenabetting.asia : Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Taruhan Bola

Agen Bola | Agen Bola Terpercaya | Agen SBOBET | SBOBET Indonesia | Bola Tangkas | Taruhan Bola | Judi Bola

Agen Bola, Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Bola, Taruhan Bola Agen Bola, Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Bola, Taruhan Bola
Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Bola, 338A, Bola Tangkas
Betting Online Community
Selamat Datang di Arenabetting.asia – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Hubungi CS kami, apabila anda membutuhkan bantuan
Daftar Sekarang – Pendaftaran GRATIS!

Guardiola: Gelar Individual Itu Konyol

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa pemain yang memprioritaskan gelar individual itu adalah pemain yang konyol sekaligus bodoh, dimana-mana yang namanya sepakbola itu adalah olahraga yang menggunakan kerjasama tim sebelas orang untuk menang, dengan kata lain, seharusnya prioritas utama dari para pemain itu hanyalah satu tujuan, yakni untuk memenangkan pertandingan untuk satu tim, bukan hanya untuk satu orang.

Pep Guardiola mengakui dirinya lumayan frustasi dengan tim Manchester City yang sekarang, tidak ada yang namanya keselerasan, meski sudah di nominasikan sebagai manajer pendatang baru terbaik musim ini, ia tidak merasa senang, malahan ia masih merasa kecewa dengan penampilannya sebagai manajer dari tim The Citizens.

Ia bahkan tidak sanggup membawa timnya unggul di peringkat klasemen EPL, jadi tidak ada yang perlu di banggakan dari penghargaan tersebut, dan tentu saja, pemain pendatang baru di EPL seperti Gabriel Jesus juga mendapatkan penghargaan tersebut, di tambah lagi dengan David Silva yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik sebagai lini tengah tim Man City dipercayai juga di anugerahkan gelar individual sebagai salah satu lini tengah terbaik di EPL.

Hanya saja, melihat beberapa pemain Citynya yang hanya mengejar gelar individual, membuatnya sedikit jengkel, manajer Spanyol menegaskan kepada para pemainnya untuk bisa berpikir lebih jauh ke depan dan memprioritaskan target tim daripada target individu mereka, jika hal sepele seperti ini tidak sanggup untuk mereka capai, itu akan sama saja dengan bunuh diri tambahnya.

“Saya sangat sering mendengarkan dari para pemain mengenai keinginan mereka untuk mengamankan gelar individual Ballon d’Or, tapi jika di pikirkan kembali, sepakbola bukanlah olahraga individual, tapi olahraga yang mengutamakan kerjasama tim, jika para pesepakbola di generasi sekarang tidak bisa memahami hal tersebut, tentu saja akan menjadi kacau balau tim tersebut,” ungkap Pep Guardiola.

Yang namanya hadiah atau penghargaan, itu semua untuk tim, Guardiola percaya akan hal tersebut, ia mengaku memenangkan banyaknya penghargaan karena ia percaya tim yang dipimpinnya sebelumnya tidak egois, mereka bermain sebagai tim, dan itu lah pencapaiannya, ia mengutamakan kepentingan tim daripada kepentingan pribadi.(NW)