Arenabetting.asia : Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Taruhan Bola

Agen Bola | Agen Bola Terpercaya | Agen SBOBET | SBOBET Indonesia | Bola Tangkas | Taruhan Bola | Judi Bola

Agen Bola, Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Bola, Taruhan Bola Agen Bola, Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, SBOBET Indonesia, Bola Tangkas, Judi Bola, Taruhan Bola
Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Bola, 338A, Bola Tangkas
Betting Online Community
Selamat Datang di Arenabetting.asia – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Hubungi CS kami, apabila anda membutuhkan bantuan
Daftar Sekarang – Pendaftaran GRATIS!

Sean Dyche Sedih Atas Kekalahan Klubnya

Sang manajer Burnley yang berusia 45 tahun kelahiran asal Kettering, Britania Raya yakni Sean Mark Dyche atau biasa disapa dengan nama Sean Dyche mengakui bahwa dirinya sangat sedih karena klubnya harus menelan kekalahan sebanyak 2 gol dari klub rivalnya yakni Man United. Dan sang manajer berusia 45 tahun tersebut merasa bahwa anak asuhnya bisa saja untuk mencegah semua gol pada pertandingan tersebut.

Dan pada minggu kemarin Burnley bermain pada lanjutan Liga Inggirs yang bermain di markasnya sendiri, dan tuan rumah burnley harus lebih dulu merasa kebobolan oleh Man United usai anak asuhnya Jose Mourinho berhasil mencetak gol pada menit ke 21. Dan gol yang dicetak oleh Anthony Martial di dapat umpan Herrera yang sangat bagus. Dan tidak ada pemain dari Burnley pun yang bisa mampu hentikan pemain tersebut.

Dan sebelum babak pertama pertandingan usai, gawang dari Burnley kembali dibobol oleh pemain berusia 31 tahun kelahiran Inggris. Dan sang pemain berusia 31 tahun tersebut langsung mencetak gol setelah mendapatkan umpan dari rekannya yakni Anthony Martial.

Dan selama bermain selama 2 babak, klub tuan rumah telah mencatatkan bahwa tidak pernah melakukan tembakan yang tepat sasaran. Dan ini sudah terjadi yang kedua kalinya buat burnley untuk melakukan tembakan tidak tapat sasaran. Setelah pertandingan selesai sang manajer merasa sangat kecewa usai klubnya harus menelan kekalahan.

Dan sang manajer mengatakan bahwa Man United bermain sangat bagus, dari segi teknik dan pengetahuan. Dan sang manajer mengatakan bahwa mereka sangat kecewa dengan kekalahan tersebut karena Man United sudah mencetak sebanyak 2 gol di markas Burnley, dan tuan rumah berpikir untuk buat pelanggaran terhadap pemain Man United.

Dan sang manajer tersebut mengakui keunggulan atas Man United, karena anak asuh Mourinho berhasil membunuh permainan. Dan klub tersebut sangat hebat menurut sang manajer, tetapi ini kenyataannya dan Burnley harus menerima semua itu sebagai tim yang Professional. (AH)